jump to navigation

Moto GP : Dilema Rossi antara Ducati dan tawaran berat Yamaha Juli 31, 2012

Posted by ardianfireblade in Uncategorized.
trackback

Hello Brother’s…

Performa menurun Rossi di 2 tahun terakhir ini tak membuat Rossi kehilangan tawaran kontrak menggiurkan dari tim pabrikan moto GP. Sejati-nya Rossi sendiri masih kerasan di Ducati,namun 2 tahun tanpa gelar dan selalu finish di bawah 3 besar membuat Rossi gerah juga. Rossi pun sadar sebagai penyandang 7 kali juara dunia kelas premier moto GP,selalu finish di bawah 3 besar bukanlah tempat seharus-nya buat Rossi. Di sisi lain para fans moto GP dan Rossi sudah kangen aksi overtaking Rossi yang membuat balapan Moto GP jadi lebih menarik dan nggak monoton seperti saat ini.

Dan di pertengahan musim Moto GP ini tawaran kontrak pun mulai mendatangi Rossi. Yaitu dari Ducati,Yamaha dan tim satelit Honda. Rossi menjawab tawaran dari tim satelit Honda adalah opsi ke tiga yang akan di pertimbangkan Rossi,untuk saat ini Rossi konsen memikirkan tawaran dari Ducati dan Yamaha. Namun resiko perjudian antara deal dengan Ducati atau Yamaha sungguh membuat Rossi berpikir keras,karena deal antara Ducati atau Yamaha mempunyai dampak negatif dan positif bagi Rossi. Jika Rossi tetap bersama Ducati,nilai plus-nya adalah Rossi akan mendapatkan nilai kontrak sekitar 12 juta euro dan Rossi boleh membawa sponsor pribadi plus krew mekanik termasuk jeremy burgess namun nilai negatif-nya Rossi masih sangsi apakah Ducati bisa kompetitif lagi apa tidak? Bahkan CEO Ducati Gabriele Del Torchio datang langsung ke laguna Seca untuk membujuk Rossi untuk tetap bersama Ducati dan bahkan pihak Audi pun sudah memberi sinyal positif pada Rossi yang akan memberikan motor yang lebih kompeptitif.

Sedangkan dari kubu Yamaha menawarkan tawaran yang menurut AM sedikit mengecewakan untuk Rossi. Tawaran-nya adalah gaji sebesar 3-4 juta euro,Rossi harus bisa membawa sebanyak mungkin duit sponsor ke kubu Yamaha dan Rossi tak boleh membawa krew mekanik-nya termasuk jeremy burgess. Dari tawaran Yamaha ini agak terlihat kalau Yamaha agak “matre” dikit untuk meminta Rossi membawa sponsor sebanyak mungkin ke Yamaha,dan dari sisi lain-nya kelihatan banget Yamaha kekurangan dana untuk Moto GP itulah alasan kenapa krew mekanik Rossi dan jeremy burgess ga boleh di bawa karena Yamaha ga ada dana untuk membayar mereka. Namun di satu sisi Yamaha menawarkan motor pabrikan yang kompetitif buat Rossi walaupun nanti-nya Rossi hanya akan jadi pembalap nomer 2 Yamaha di bawah Jorge Lorenzo.

Sungguh opsi yang berat buat Rossi antara tetap di Ducati dan menjadi pembalap nomer 1 tim,nilai kontrak besar,tetap dengan krew setia plus janji Audi bahwa akan ada perubahan untuk Ducati Moto GP atau dengan Yamaha dengan nilai kontrak kecil,minus krew setia,jadi pembalap ke-2 namun di janjikan motor yang kompetitif dan sudah terbukti di Moto GP atau malah pergi ke tim satelit Honda namun di beri motor pabrikan. Rossi sendiri menjawab bahwa dia ingin tetap bersama tim pabrikan tapi ga menampik jika opsi bersama tim satelit akan di pertimbangkan,dan Rossi pun berkata jika uang bukanlah segala-nya dia juga akan berpikir akan menerima tawaran Yamaha walaupun di satu sisi tawaran Yamaha agak menyakitkan dan merugikan buat dia,semua itu akan di pikirkan Rossi…tujuan-nya cuma satu yaitu kembali bersaing di Grid depan dan menjadi Juara Moto GP…….

Vrrrooommm…(AM)

Komentar»

1. Aa Ikhwan - Juli 31, 2012

galau😀

ardianfireblade - Juli 31, 2012

Rossi pun bs galau🙂

2. redbike92 - Juli 31, 2012

sang legenda lagi galau
kalau saya jadi rossi saya pilih Ducati, bukan masalah duitnya, tapi mekanik yang cocok rasanya agak agak sulit didapatkan, kan juga pengaruh ke pembalapnya.
kalau kak Adrian jadi Rossi, apa yang kak adrian lakukan ?

ardianfireblade - Juli 31, 2012

tetep di Ducati…
soal-nya mekanik yg pas susah di cari

3. Gogo - Juli 31, 2012

rossi harus betapa d gunung kawi neh..

ardianfireblade - Juli 31, 2012

hahaha…
kejauhan kl ge gunung kawi bro..
kl rossi mah ke gunung vesuvius🙂

4. kharis27 - Juli 31, 2012

rossi dilema , galau semoga ga risau😀

ardianfireblade - Juli 31, 2012

hope so….:)

5. gasspoll83 - Juli 31, 2012

kelihatan di lagunaseca kemarin pikiran rossi udah melayang kemana-mana hingga ga konsen dan jatuh di kecepatan yang ga kencang-kencang amat

ardianfireblade - Juli 31, 2012

hehehe…kaya-nya sih begitu🙂
mudah2an stlh seri laguna seca masa depan rossi udh jelas…

6. Nichoz Ahmad - Juli 31, 2012
ardianfireblade - Juli 31, 2012

kasihan mas rossi…

7. vixy182 - Juli 31, 2012

aksi2 rossi gak ada lagi seperti yg dulu🙂 … Pindah aja dah🙂

ardianfireblade - Juli 31, 2012

kl pindah ke yamaha siap2 sakit hati 2x🙂

abcdefghijklmnopqrstuvwxyz - Juli 31, 2012

gk akan sakit hati lg lah, coba baca berita soal pernyataan rossi, dulu dan sekarang beda. dulu rossi masih ego gk mw sama pembalap yg tangguh di 1 team skrg rossi sadar kalo umurnya dah tua gk mungkin bisa selamanya balapan n pilihan yamaha rekrut JL emang tepat JL itu masa depan yamaha.

ardianfireblade - Juli 31, 2012

sakit hati disini,jd pembalap no 2🙂
tp kl rossi mau kejar prestasi maybe ke yamaha pilihan terbaik🙂

8. nangke - Juli 31, 2012

Rossi lagi Andi Lau = Antara Dilema dan Galau !!!!!

ardianfireblade - Juli 31, 2012

hehehe…betul juga
masuk akal🙂

9. z1rider - Juli 31, 2012

barangkali jatuh di laguna seca gara – gara beban pikiran juga bro.

ardianfireblade - Juli 31, 2012

disinyalir begitu bro…

10. son - Juli 31, 2012

Masalahnya adalah konfigurasi mesin L engine yang merepotkan,mau geser belakang ban belakang ngepot,mau geser ke depan kalo nikung nyelonong,mau gedein tenaga siap2 selip,mau kecilin tenaga siap2 ngempos,ya….semoga saja pas tahun 2013 rossi bisa fight lagi,apalagi kalo ducati (yang diminta audi) mau ngasih mesin v4/4inline (mesin terganjal tradisi)

ardianfireblade - Juli 31, 2012

setuju sm ente bro
hmmmm…mslh-nya kl skrg tetap mau ngandalin tradisi motor di moto GP kaya-nya udh ga relevan lagi yah
lha wong desmo skrg udh pake rangka deltabox🙂
kenapa ga sekalian ganti konfigurasi mesin ya,hmmm mngkn ntr engineer audi bs nemuin formula yg pas utk mesin L twin
menurut ane sih kl utk moto GP rasa-nya tradisi pada sebuah motor kaya-nya ga perlu deh
kl utk motor produksi massal bolehlah…

e63 - Agustus 1, 2012

nah tu pada pinter2… Rossi bukannya letoy tp motor nya aja yg g mau dibenerin, tp bukan motornya sih. Tp bosnya si punya motor itu yg g rela klu desmo nya di obrak2ik demi tradisi bla bla2… G penting itu, prototype kok msh alot pikirannya…

11. jeviaja - Juli 31, 2012

udah rossi biar balik naik M1, burgess nya balik ngoprek rc213v hehehe..ajib tuh..sayang sutoner dah out th depan, tinggal pembalap mungil2 aja ni di repsol honda…

ardianfireblade - Juli 31, 2012

mslh-nya kl burgess ga ikut
rossi kaya ayam kehilangan induk-nya…

12. Ari CX Rider - Juli 31, 2012

galau nihh ye,, xixiix

ardianfireblade - Juli 31, 2012

yoii…bro🙂

13. yudha depp - Juli 31, 2012
14. try hastoyo - Mei 3, 2013

semoga keputusan Rosi akan membawa hasil yg di inginkan. tetap semangat Rosi kamy pasti bisa mengalahkan musuhmu


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: